Close Menu

Halo!

Silahkan ketik kata kunci yang ingin Anda cari.

RILIS KINERJA APBD KUBU RAYA TAHUN 2021 DAN TANTANGAN 2022

12/01/2022
MASTER
Image

Bertempat di aula kantor bupati kubu raya di laksanakan penyerahan UP dan DPA untuk seluruh ODP dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Tahun Anggaran 2022 yang dihadiri oleh Bupati Kubu Raya, Wakil Bupati Kubu Raya, Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten dan seluruh Kepala SKPD. pada saat penyerahan UP dan DPA

Kepala BPKAD Drs. Gunawan Putra, M.Si menyampaikan rilis kinerja APBD tahun 2021 bahwa Pendapatan Target Ta 2021 Sebesar Rp.1,567 Triliun Dengan Realisasi Mencapai Rp.1,550 Triliun Atau 98,94%, Naik Sekitar Rp.23 Miliyar Atau Sebesar 1,56% Dari Target Anggaran 2020. Belanja Daerah Ta 2021 Dengan Pagu Rp. 1,717 Triliun Dapat Terealisasi Sebesar Rp.1,646 Triliun Atau 95,89%,  Meningkat Sebesar Rp.160 Miliyar Atau 10,76% Dibanding Ta 2020. 

Belanja Wajib (Mandatory Spending)

  1. Alokasi Fungsi Pendidikan telah Dialokasi Sebesar 29,61% Dari Yang Diatur Oleh Undang-Undang Sebesar 20% Dengan Realisasi Sebesar 96,14% Atau Rp.483,70 Miliyar ;
  2. Alokasi Fungsi Kesehatan telah Dialokasi Sebesar 15,65% Dari Yang Diatur Oleh Undang-Undang Sebesar 10% Dengan Realisasi Sebesar 90,76% Atau Rp. 189,990 Miliyar ;
  3. Alokasi Belanja Infrastruktur telah Dialokasi Sebesar 41,09% Dari Yang Diatur Oleh Undang-Undang Sebesar 25% Dari Dana Transfer Umum Dengan Realisasi Sebesar 94,22%, Dengan Rincian Sebagai Berikut:
  • Gedung Dan Bangunan, Dari Alokasi Sebesar Rp.78,73 Miliyar Teraliasasi Sebesar Rp.72,24 Miliyar Atau 91,75% Lebih Besar Dibanding Ta 2020 Dari Alokasi Sebesar Rp.65,68 Miliyar Terealisasi Sebesar Rp.59,51 Miliyar Atau 90,61%.
  • Jalan Dan Jembatan, Dari Alokasi Sebesar Rp.79,78 Miliyar Teralisasi Sebesar Rp.77,36 Miliyar Atau 96,97% Lebih Besar Dibanding Ta 2020 Dari Alokasi Sebesar Rp.38,43 Miliyar Terealisasi Sebesar Rp.24,64 Miliyar Atau 64,13%.
  • Bangunan Air, Dari Alokasi Sebesar Rp 20,16 M Terealisasi Rp. 18,76 M Atau 93,05% Lebih Besar Dibanding Ta 2020 Dari Alokasi Sebesar Rp.6,57 Miliyar Terealisasi Sebesar Rp.4,70 Miliyar Atau 71,68%.
  • Instalasi Pengelolaan Sampah, Dari Alokasi Sebesar 1,15 Miliyar Terealisasi Sebesar Rp.949 Juta Atau 82,38%.
  • Jaringan Air Minum, Dari Alokasi Sebesar Rp. 2,5 Miliyar Teralisasi Sebesar Rp.2,49 Miliyar Atau 99,40%.
  1. Untuk Realisasi Dana Desa & Add Serta Bagi Hasil Dan Retribusi Kepada Desa, Dengan Alokasi Sebesar Rp.209,134 Miyar Dengan Realisasi Sebesar 100%.
  1. Untuk Realisasi Dana Alokasi Khusus Fisik, Dari Alokasi Sebesar Rp. 107,67 Miliyar Terealisasi Sebesar 98,8% Atau 106,413 Miliyar.
  1. Untuk Realisasi Dana Alokasi Khusus Non Fisik, Dari Alokasi Sebesar Rp.151,53 Miliyar, Terealisasi Sebesar 92,13% Atau Rp.139,596 Miliyar Yang Sebagian Besar Sisa Berasal Dari Tunjangan Sertifikasi Guru Sebesar Rp. 6,1 Miliyar.
  • Sedangkan Untuk Program Dukungan Pendanaan Kesehatan Dan Belanja Kesehatan Prioritas Lainnya Sebagaimana Diamanatkan Oleh Peraturan Menteri Keuangan Yang Berasal Dari 8% Alokasi Dana Dau & Dbh Dari Alokasi Sebesar Rp.57,469 Miliyar Terealisasi Sebesar 94,86% Atau Rp.54,512 Miliyar Termasuk Didalamnya Dukungan Vaksinasi Dengan Realisasi Rp. 3,28 M Dan Insentif Tenaga Kesehatan Terealisasi Sebesar Rp. 10,695 Miliyar Atau 98,94% ;
  • Sedangkan Dukungan Program Pemulihan Ekonomi Daerah Dari Alokasi Sebesar Rp.37,139 Miliyar Terealisasi Sebesar 93,54% Atau Rp.35,519 Miliyar ;
  • Rincian Belanja Sebagai Berikut :
  • Belanja Operasi, Dari Alokasi Sebesar Rp.1,255 Triliun Dapat Terealisasi Rp.1,2 Triliun Atau 95,66% ;
  • Belanja Modal, Dari Alokasi Sebesar Rp.277,919 Miliyar Dapat Terealisasi Sebesar Rp.211,966 Miliyar Atau 93% ;
  • Belanja Tidak Terduga, Dari Alokasi Sebesar Rp.8,259 Miliyar Dapat Terealisasi Sebesar Rp.8,086 Miliyar Atau 97,91% ;
  • Transfer, Bantuan Keuangan, Dan Bagi Hasil, Dari Alokasi Sebesar Rp.226,15 Miliyar Dapat Terealisasi Sebesar Rp.226,15 Miliyar Atau 100% ;
  • Alhamdulilah Saat Ini Seluruh Skpd Telah Menyampaikan Laporan Realisasi Anggaran Paling Lambat Tanggal 10 Januari 2021, Atau Penyampaian Ini Yang Lebih Cepat Dibanding Tahun-Tahun Sebelumnya, Kami Ucapkan Terima Kasih ;
  • Perlu Diinformasikan Bahwa Silpa Apbd Ta 2021 Sebesar Rp.28 Miliyar Atau 1,7% Dari Total Belanja Daerah Mengalami Penurunan Sebesar 45% Jika Dibandingkan Dengan Tahun 2020.    

Untuk APBD Tahun 2022 Yang Telah Ditetapkan Melalui Perda Nomor 9 Tahun 2021 Tanggal 28 Desember 2021 Dan Peraturan Bupati Nomor 99 Tahun 2021 Tanggal 28 Desember 2021 Dengan Rincian Sebagai Berikut:

  1. Pendapatan Daerah Sebesar Rp.1,535 Triliun Dengan Rincian :
  • Pendapatan Asli Daerah (Pad) Sebesar Rp.169 Miliyar ;
  • Pendapatan Transfer Sebesar Rp.1,353 Triliun ;
  • Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah Sebesar Rp. 13 Miliyar
  1. Belanja Daerah Sebesar Rp.1,661 Triliun Dengan Rincian Alokasi :
  • Belanja Operasi, Dengan Alokasi Sebesar Rp.1,245 Triliun ;
  • Belanja Modal, Dengan Alokasi Sebesar Rp.193,35 Miliyar ;
  • Belanja Tidak Terduga, Dengan Alokasi Sebesar Rp.7,07 Miliyar ;
  • Belanja Transfer, Dengan Alokasi Sebesar Rp.215,17 Miliyar.
  • Belanja Wajib (Mandatory Spending 2022)
  1. Alokasi Bidang Pendidikan

Untuk Alokasi Belanja Pada Bidang Pendidikan Sebesar Rp.538,66 Miliyar Atau 32,43% Dari Total Belanja Daerah.

  1. Alokasi Bidang Kesehatan

Untuk Alokasi Belanja Pada Bidang Kesehatan Sebesar Rp. 200,18 Miliyar Atau 12,53% Dari Total Belanja Daerah.

  1. Alokasi Bidang Infrastruktur

Untuk Alokasi Belanja Infrastruktur Daerah Sebesar Rp.  355 Miliyar Atau Sebesar 21,38%, Dengan Rincian:

  • Gedung Bangunan Dengan Alokasi Sebesar Rp.67 Milyar ;
  • Jalan Poros Dengan Alokasi Sebesar Rp.83,5 Miliyar ;
  • Jembatan Dengan Alokasi Sebesar Rp.7,8 Miliyar ;
  • Irigasi Dan Jaringan Air Bersih Dengan Alokasi Sebesar Rp.10,9 Miliyar ;
  • Pemeliharaan Infrastruktur Dengan Alokasi Sebesar Rp.10,9 Miliyar ;
  • Jalan Lingkungan Dengan Alokasi Sebesar Rp.174,9 Miliyar ;
  1. Alokasi Dana Desa (Add)

Belanja Daerah Untuk Alokasi Dana Desa Sebesar Rp.75,8 Miliyar.

  1. Dana Desa

Belanja Daerah Untuk Dana Desa Sebesar Rp.125,8 Miliyar.

  1. Alokasi Penanganan Covid 19

Belanja Daerah Untuk Alokasi Penanganan Covid-19 Sebesar Rp.57,5 Miliyar Atau 8% Dari Total Dana Alokasi Umum.

  1. Pemulihan Ekonomi Nasional

Belanja Daerah Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional Sebesar Rp.189,7 Miliyar Atau 25% Dari Total Dana Transfer Umum.

  • Tantangan Dalam Pelaksanaan Apbd Ta 2022
  1. Pandemi Covid-19 Yang Masih Mengancam Sehingga Berpengaruh Terhadap Prioritas Belanja Dan Penerimaan Daerah.
  1. Dau Yang Bersifat Dinamis Yang Berpengaruh Terhadap Likuiditas Kas Daerah Yang Sewaktu Waktu Dapat Di Sesuaikan Pagunya Oleh Pemerintah Pusat.
  1. Adanya Regulasi Yaitu Berlakunya Undang Undang Tentang Hubungan Keuangan Pusat Dan Daerah Yang Mewajibkan Pemerintah Daerah Untuk Mengalokasikan Belanja Pegawai Sebesar 30% Dari Total Apbd Dan Belanja Infrastruktur Sebesar 40%.
  1. Kebutuhan Belanja Publik Yang Selalu Meningkat Namun Belum Dibarengin Dengan Peningkatan Penerimaan Daerah Yang Signifikan Serta Kewajiban-Kewajiban Belanja Lainnya Diluar Belanja Mandatory Spending Yang Wajib Dialokasikan Pemerintah Daerah.

pada tahun 2022 ada satu lagi inovasi bahwa setiap SKPD wajib melakukan input data melalui E Kontrak sehingga pelaksanaan kegiatan dapat terlaksana sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.